Jumat, 09 Desember 2011

PUISI KU


KESENDUANKU

11 Oktober 2011

L-ewat semilir angin aku berbisik
I-ndah hati & ragamu telah menyentuhku
A-rahkan keheningan pada senyum

L-alu aku mulai mengerti
I-ntan indah kau simpan di hati
A-jariku utk memahami makna arti

L-epas segera aku bersuara
I-tu sungguh tak terduga
A-khir'y kau cairkan keraguanku

L-embut I-mut & A-nggun
I-rama cantikmu tak terbendung
A-lunan'y terus bersenandung

L-ama kini tak bertemu
I-ni rindu menderu & ragu
A-pa kau telah trdamping?

L-elah sungguh aku bertanya
I-daman yang mungkin semu
A-singkanku dalam sendu

L-entera jiwa telah menyala,& andai
I-jab qobul telah kau ucap aku ikhlas
A-salkan kau bahagia





Imajinasi

3 November 2011

Mengikuti gerak detik & de-TAK
Ribuan galau menyerang bertu-BI
Senyumku begitu hambar tera-SA
dan kau yang telah menjadi sum-BER
Segala perih,galau,& nesta-PA
Membuat jiwa resah bergu-LING
Dimana ruang waktu kau selalu a-DA
Mengisi celah hati & ha-RI
Meski ku akui kau tetap se-MU






Cinta & Trauma

13 Juli 2011

Seperti ucapan mentari saat mbelai bumi
Ku terpaku memandangmu membina haru
Melukis semu meronakan biru
Meredup asaku etrtiup ragu

Bak rembulan terhalang awan kelabu
Pandanganku dihadang sedih trauma lalu
Aku larut dalam seribu kalut
Saat resah mnjelma dalam debaran
Iringi kidung rindu yg terlantunkn.

Mengasah cinta dengan tatapan
Tajamnya menggores hati di cermin kamar
Alirkan perih membuih di setengah hati





Add caption
Dari Lembah

19 Juli 2011

Aku lahir dari lembah kecil
Dari sebuah semak yg terisolir
Yang berusaha beranjak menapaki bukit
Dengan tetap mengenal penghuni lembah.
Hatiku tipis seperti ari
Mudah menangis mudah merasa
Tapi kesalahannya aku tanggung sendiri
Karena hati ini yg seperti ini.
Kadang sakit terpendam diam
Mata mengembang dipenuhi mutiara
Bah terbendung terhembus desah
Kata-kata mengalir tanpa ikatan.







 
Jendelaku Berair

14 Juni 2011

Jendelaku berair
Diiring angin dingin di celah ventilasi
Terbaring berguling meradang
Sakit menjadi raja kegelapan
Yang memenjarakan pekik tangis dalam hati
Jiwa terbakar raga membara
Semua terkurung dalam ruang sepi
Aku adalah penguasa lara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar